JURNALPOLRISULTENG.ID – AMPANA, Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Kabupaten Tojo Una-Una menyampaikan siaran pers terkait situasi dan kondisi Kabupaten Tojo Una-Una hingga tahun 2024. Jumat, (19/04/2024)
Berdasarkan data, Kabupaten Tojo Una-Una masih menghadapi beberapa masalah signifikan. Angka kemiskinan di daerah tersebut pada tahun 2023 mencapai 16,74%, naik dari 16,12% pada tahun sebelumnya. Sementara pertumbuhan ekonomi yang tercatat pada tahun 2023 sebesar 3,34%, mengalami penurunan dari 3,46% pada tahun 2022. Namun, angka kemiskinan ekstrim mengalami penurunan menjadi 3,42% atau sekitar 5.370 jiwa, turun dari 5,27% atau sekitar 8.220 jiwa pada tahun sebelumnya.
Dalam rangka mengatasi masalah-masalah tersebut, Partai NasDem menekankan pentingnya Bupati Tojo Una-Una fokus pada pencapaian visi dan misinya, terutama menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati Muhamad Lahay dan Wakil Bupati Ilham Lawidu pada tahun 2024.
Selain itu, Partai NasDem juga menuntut penghentian upaya dan penggunaan Aparatur Sipil Negara yang tidak sesuai dengan tugas dan kewenangannya, serta menghentikan intimidasi terhadap ASN yang dapat mengganggu kinerja dan karir mereka.
Partai NasDem juga mengajak Fraksi Partai NasDem di DPRD Kabupaten Tojo Una-Una untuk meningkatkan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi guna memastikan Pemerintah Daerah Kabupaten Tojo Una-Una dapat menyelesaikan masalah yang ada.
“Demikian siaran pers ini disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban politik Partai NasDem kepada rakyat Kabupaten Tojo Una-Una,” ujar Badri Djawara, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Kabupaten Tojo Una-Una. (Sam Asiku)