JURNALPOLRISULTENG.ID, LUWUK – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kabupaten Banggai, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka, MM., AIFO menyampaikan sambutan penuh semangat dan refleksi sejarah di Lapangan Mirqan, Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan. Selasa, (8/7/2025).
Mengawali sambutannya, Bupati Amirudin mengingatkan momen tahun lalu saat Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2021–2024 mengalami gangguan kesehatan di lokasi yang sama. Ia mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan kesembuhan beliau dengan mengirimkan surat Al-Fatihah.
“Masih hangat dalam ingatan kita, satu tahun yang lalu, di tempat ini, Bapak Wakil Gubernur mengalami sakit. Mari kita doakan agar beliau diberikan kesembuhan seperti sedia kala,” ucap Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati Amirudin menyampaikan rasa hormat dan apresiasi kepada para tokoh yang hadir, di antaranya perwakilan Gubernur Sulteng, anggota DPR RI Dapil Sulteng, unsur Forkopimda, para mantan kepala daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat Banggai.
Ia juga mengutip pidato Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, sebagai pengingat bahwa pencapaian hari ini merupakan akumulasi dari perjuangan masa lalu. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus menghargai jasa para pendiri dan pejuang Kabupaten Banggai.
“Menghargai para pendahulu kita merupakan manifestasi rasa syukur atas apa yang kita raih saat ini,” tegasnya.
Visi Gerbang Timur Sulawesi Tengah
Memasuki usia ke-65 tahun, Bupati Amirudin menegaskan bahwa Kabupaten Banggai tengah memasuki fase baru pembangunan. Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama dalam Keberlanjutan”, pemerintah daerah ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, berkolaborasi, dan bekerja kolektif.
Ia pun menyampaikan visi pembangunan Kabupaten Banggai ke depan: “Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah” — sebuah akronim dari Gerakan Banggai Timur Terdepan, Inovatif, Maju, dan Sejahtera.
Visi ini didukung oleh lima misi strategis, yaitu:
Mewujudkan manusia unggul, berbudaya, dan bernurani.
Membangun ekonomi tangguh dan inklusif berbasis potensi unggulan daerah.
Pemenuhan sarana dan prasarana berkualitas, merata, dan ramah lingkungan.
Pembangunan wilayah yang merata dan berkeadilan.
Tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif.
Apresiasi atas Sertifikat Indikasi Geografis Kelapa Babasal
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Amirudin juga mengumumkan kabar membanggakan: Kabupaten Banggai menjadi kabupaten pertama di Indonesia yang menerima sertifikat Indikasi Geografis untuk komoditas kelapa dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
Dua sertifikat tersebut diberikan untuk produk Kelapa Babasal Thaibah, yang kini secara resmi mendapat pengakuan dan perlindungan hukum dari negara.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Kementerian Hukum dan HAM RI, yang telah memberikan apresiasi atas potensi unggulan daerah ini,” ucapnya bangga.
Ajak Banggai Bersatu Usai Pilkada
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk melupakan perbedaan pasca Pilkada lalu dan kembali bersatu membangun Kabupaten Banggai. Ia menegaskan bahwa kekuatan Banggai bukan pada kekuasaan, tetapi pada kebersamaan.
“Mari kita jaga amanat sejarah ini. Kita jaga warisan para pendahulu dan jaga satu sama lain. Mari kita bangun hidup baru untuk Banggai yang lebih baik ke depan,” tandasnya.
Bupati juga menyampaikan doa bagi para pejuang Banggai yang telah berpulang dan memberikan penghormatan kepada keluarga mereka yang masih ada hingga saat ini.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan perlindungan kepada kita semua,” tutupnya. (*)





