BeritaPEMDA TOJO UNA-UNA

Kadis Kominfo Memastikan Kinerja Media Pengawalan Terhadap Pemerintahan Tojo Una Una

1669
×

Kadis Kominfo Memastikan Kinerja Media Pengawalan Terhadap Pemerintahan Tojo Una Una

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tojo Una Una, pasca pelantikannya mengelar pertemuan dengan sejumlah wartawan diruang kerjanya. Senin 6 Oktober 205.

Banyak hal dibahas yang mengerucut pada penguatan  kemitraan antara media dan Pemerintah daerah,  dalam penyeberluasan informasi kinerja pemerintah daerah Tojo Una Una dapat menyentuh masyarakat luas.

Beberapa catatan krusial dorongan para jurnalis untuk pembenahan dalam internal Diskominfo sebagai corong pemerintah daerah.

Kadis Kominfo menanggapi serius saran sejumlah media diantaranya menyiapkan ruang Perss Room, menurutnya sebagai titik sentral pertemuan wartawan pemangku kepentingan dalam internal Pemda Tojo Una Una.

Mario  sapaannya mengatakan, Press Room penting dan harus ada, sebagai sarana penunjang aktifitas para awak media, menyerap informasi program dan capaian pemda yang mutlak diketahui masyarakat luas” Respon Mario

Ia mengharapkan pertemuan yang digelar menjadi langkah awal memastikan kerja jurnalis yang mulia, dalam pengawalan pemerintahan lewat pemberitaan yang positif dan variatif.

Bahkan Kadis memberi kebebasan pada para jurnalis sebagai jembatan informasi dapat melakukan koreksi terhadap kinerja pemerintah daerah, sepanjang dilakukan secara professional dan memenuhi etika penulisan yang baik. “Informasi itu justru menjadi koreksi bagi pimpinan dan OPD untuk pembenahan.” Suport Mario.

Ia juga mengatakan, urgensi kehadiran para jurnalis akan membawa dampak besar untuk kemajuan daerah. Perkembangan daerah akan semakin menarik diantar oleh narasi penulisan yang baik.“Peran Wartawan berada disitu” Ujarnya.

Menurutnya tantangan kemajuan peradaban saat ini, membutuhkan kecermatan jurnalis yang professional dan tangguh, mengangkat berita dari sumber  yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, serta menepis berita-berita Hoks.

Terkait peran jurnalis, Mario menyentil rencana Uji Kompetensi Wartwan (UKW)  yang didorong oleh bupati untuk dilaksanakan di Kepulauann Togean.

Ia mengakui setelah mencermati penjelasan ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, yang mengupas berbagai hal tentang Pers dan jurnalis. “Penjelasan itu menguatkan UKW merupakan kewajiban bagi wartawan untuk memperoleh sertifikat UKW sebagai jurnalis yang professional dan berintegritas”Ujarnya menyemangati.

Pada petemuan itu Kadis Kominfo mengungkap pengalamannya semasih bertugas sebagai pemeriksa di Inspektorat. Banyak oknum yang mengaku wartawan sampai mengintimidasi para kepala desa yang terlibat masaalah, sampai diperas hingga 10 juta.” Ungkap Mario.

Pada akhir pertemuan Kadis Kominfo menandaskan, wartawan yang sudah memiliki sertifikat UKW, tidak akan menyalahgunakan profesi kewartawananya. (Sam Asiku)