JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Infrakstruktur jalan dipedalaman adalah fenomena yang menuntut jawaban untuk memastikan mereka yang bermungkim dibalik gunung sana, nota bene adalah masyarakat Tojo Una Una selama ini diam dalam kesulitan menanti harapan, kapankah akan tersentuh perhatian yang berpihak pada kebutuhan sarana transportasi yang memadai bagi mereka.

Kondisi Jalan Uematopa – Dataran Bulan terjadi kerusakan parah di kawasan Dataran Bulan (termasuk Uematopa) menjadi jalur utama yang sangat sulit dilalui, dengan permukaan tanah yang tidak rata dan tergerus.
Titik Terparah Fokus kerusakan terdapat di Dusun Lengkasa, Uetangko, Uematopa, hingga Dusun Paria.
Kondisi seperti itu , sangat berdampak pada aktifitas masyarakat bahkan menyumbat arus ekonomi didesa terpencil, akibat sulitnya transportasi darurat seperti ambulans atau pengangkutan jenazah.
Sehingga situasi itu menjadi tantangan bagi pemerintah daerah Kabupaten Tojo Una Una segera melakukan tindakan penanganan perbaikan jalan di wilayah Dataran Bulan, sebagai upaya mendongkrak ekonomi dan meningkatkan aksesibilitas, terutama fokus pada titik-titik terparah.
Kunjungan wakil bupati Tojo Una Una Hj. Surya Lapasiri, S.Sos, M.Si beberapa waktu yang lalu kepedalaman dataran bulan bersama perangkat terkait, adalah titik harapan yang mengundang banyak komentar di ruang publik bahkan media sosial, namun asa masyarakat masih tetap ada menunggu realitas diujung pengharapan itu.
Yang pasti apapun dorongan masyarakat melalui media sosial terhadap kinerja pemda dan OPD terkait, adalah ungkapan rasa optimeisme masyarakat kepada pemerintah daerah, mendorong dan mengungkit lebih tinggi peran yang berkompetensi untuk segera melakukan tindakan kongret.
Sebuah unggahan perjalanan Ibu Wabub ke Dataran Bulan beberapa waktu yang lalu, diharapkan tidak sebatas konten, adalah point penting seperti tersaji di Platform Facebook, melalui narasi pertanyaan reporter RRI Rahmawati, yang kemudian mendorong media ini untuk memastikan jawaban para pengambil keputusan.
Pada video itu Hj Surya pada konten itu telah mengarahkan kadis PUPR untuk mengambil langkah menanggani kondisi buruk tarnportasi sepanjang 32 Km menghubungkan Dataran Blan dan Uematova.
Pernyatan wabub pada video itu, memastikan respon pemerintah daerah, olehnya pada perjalanan itu, melibatkan dinas terkait.
Wabub menyertakan OPD terkait, diantaranya kadis PUPR Tojo Una Una dan dinas pendapatan. “kedepan walaupun dengan efisiensi yang ada kami akan mengusahakan anggaran untuk penanganannya.
Diketahui Kadis PUPR Tojo Una Una Mohamaad Aspan Supu, SST, MT, dimasa efisieni saat ini terus melakukan upaya untuk mempertegas kehadiran dinas yang dipimpinnya, eksis dalam pelayanan kebutuhan masyaraka.
Ketika diminta keterangannya, memperoleh jawab terlontar terkait dengan kondisi jalan Dataran Bulan Uematopa, ia menyatakan ada beberapa hal yang membuat keterlambatan penanganan, diantara faktor cuaca.
“Kondisi lokasi pada musim hujan menuntut anggaran disaat efisiensi saat ini, namun itu bukan menjadi alasan bagi kami untuk surut dalam melaksanakan tugas.” Jawab Kadis PUPR Tojo Una Una, Sabtu 13 Mei 2026.
Ia juga menjelaskan tertundanya operasi lapangan di dataran Bulan karena Unit pengakut alat berat (Tronton) masih dibenahi. Namun akan melakukan upaya lain, menyewa mobil tronton.
“ Tenang saja kami akan melakukan upaya sesuai pentunjuk bupati dan wakil bupati, hari ini saya jadwalkan untuk turun lapangan” Tegasnya. (Sam Asiku)