BeritaPOLRES TOJO UNA-UNA

Kehadiran Tim Audit Polda Sulteng di Polres Tojo Una Una Memastikan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel dan Tranparan

1763
×

Kehadiran Tim Audit Polda Sulteng di Polres Tojo Una Una Memastikan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel dan Tranparan

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Tim Audit Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Sulawesi Tengah melaksanakan audit diPolres Tojo Una Una, Kamis 9 Oktober 2025. 

Audit meliputi pengelolaan PNBP pada Satuan Intelkam, Satuan Lalu Lintas, dan Satuan Samapta, yang dipimpin oleh AKP Prianto Sri Anggoro, S.H.

Pemeriksaan fokus pada berbagai jenis penerimaan, termasuk pelayanan SIM, STNK, BPKB, serta penerbitan SKCK dan pengamanan Objek Vital (Pam OBVIT).Kegiatanmenyasar seluruh satuan fungsi yang mengelola pendapatan negara non-pajak. pukul 09.00 hingga 15.30 WITA.

Melalui rilisnya Kasi Humas Iptu Martono menjelaskan, tujuan  audit ini adalah untuk memberikan arahan dan petunjuk yang jelas kepada personel pengelola PNBP, serta memastikan seluruh proses penerimaan dan pengelolaan dilakukan secara akuntabel dan transparan.

Langkah ini akan membuat pengelolaan PNBP di Polres Tojo Una Una menjadi lebih efektif dan efisien, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. rilis Iptu Martono.

Kapolres Tojo Una Una AKBP Yanna Djayawidya, SIK, MH melalui Kasihumas IPTU Martono, menyambut baik pelaksanaan audit ini. IPTU Martono menegaskan bahwa audit merupakan bagian penting dari mekanisme pengawasan internal Polri.

“Kami sangat terbuka dan mendukung penuh audit yang dilakukan oleh Tim Itwasda Polda Sulteng. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tata kelola keuangan yang bersih,” ujar IPTU Martono.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemeriksaan, tetapi merupakan sarana pembinaan untuk memastikan bahwa setiap rupiah PNBP yang diterima dan dikelola Polres Tojo Una Una  telah sesuai dengan aturan yang berlaku, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Tutup Iptu Martono.(Sam Asiku)