POLRES TOJO UNA-UNA

Korban tengelam dilaut Katayom Desa Bambu masih dalam pencarian

325
×

Korban tengelam dilaut Katayom Desa Bambu masih dalam pencarian

Sebarkan artikel ini
JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA,  Belum diketahui dengan pasti apakah  Usman Bulada (60) warga Desa Bambu masih bisa menyelamatkan nyawanya, ketika berusaha mengambil perahu yang terapung sekitar puluhan meter dari tempat tambatannya. sedang Istri yang membersamai   saat itu berdiri ditepi pantai, masih sempat melihat suaminya berenang kearah perahu,  namun  tiba tiba berteriak minta tolong, lalu tenggelam tidak muncul lagi kepermukaan air.  

Hingga saat ini Polsek Una Una Jajaran Polres Touna bersama Pemerintah Kecamatan Una Una dan Koramil Una Una melakukan pencarian orang tenggelam di laut wilayah Katayom Desa Bambu, Kecamatan Una Una, Kabupaten Touna, Jumat (22/12/23).

Pencarian korban tersebut dipimpin Camat Una Una Sabrin Abdul Karim S. Pd, Babinsa Serma Sudarman Kano, Anggota Polsek Una Una Bripka muh. Fariandy, Anggota Tagana Kecamatan Una Una Nakir dan dibantu masyarakat Desa Bambu.

Kapolres Touna, AKBP Ridwan J.M. Hutagaol, SIK, SH melalui Kapolsek Una Una Iptu Mustarim Abas membenarkan, kejadian orang tenggelam di laut wilayah Katayom Desa Bambu, Kecamatan Una Una.

dijelaskan Kapolsek Una-Una , diketahui kemudian Korban adalah Usman Bulada (60) adalah  warga Desa Bambu, Kecamatan Una Una.

Penjelasann Kapolsek tentang  kronologis kejadian, Pada hari kamis di wilayah katayom Desa Bambu sekitar pukul 17.00 Wita korban bersama istri korban pulang dari kebun dan hendak mengambil perahu untuk digunakan kembali kekampung, namun perahu korban sudah hanyut sekitar 20 meter dari darat, sehingga korban berenang untuk mengambil perahunya

“Pada saat korban berenang tiba tiba korban tenggelam dan berteriak meminta tolong, istri korbanpun panik dan berteriak sambil menangis melihat korban sudah tenggelam, ” jelasnya.

Istri korban yang sedang panik, balik ke Desa Bambu  untuk meminta pertolongan kepada masyarakat desa Bambu, dan menceritakan kepada masyarakat tentang kejadian yang dialami suaminya. Imbuh Kapolsek.

sekitar   pukul 18.00 Wita, istri korban bersama aparat desa dan masyarakat Desa Bambu dibantu masyarakat Desa Loangun dengan menggunakan alat kompresor mendatangi lokasi kejadian dan melakukan penyelaman, namun belum ditemukan juga, sehingga Kepala Desa Bambu menghubungi Camat Una Una untuk berkoordinasi  meminta bantuan penanganan.

“Hingga saat ini, pencarian yang dipimpin langsung oleh Camat Una-Una sampai saat ini pencarian masih berlangsung dengan menggunakan alat bantu kompresor untuk menyelam,” Tandas Kapolsek Una-Una (Sam Asiku)