Pemda Bangkep

Pemda Bangkep Dorong Pembukaan Jalur Kapal Feri Leme-Leme–Luwuk dan Tol Laut Sabuk Nusantara

2928
×

Pemda Bangkep Dorong Pembukaan Jalur Kapal Feri Leme-Leme–Luwuk dan Tol Laut Sabuk Nusantara

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, PALU – Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai Kepulauan (Bangkep) berupaya membuka jalur transportasi laut baru yang menghubungkan Bangkep dengan Luwuk serta memperluas konektivitas menuju Balut, Gorontalo, dan Bitung melalui program Tol Laut dan Sabuk Nusantara.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Bangkep, Sasbudi Nurdin, kepada Kepala Biro Media Jurnal Polri dalam percakapan via WhatsApp dari Palu, Senin malam (14 April 2025, pukul 19.30 WITA).

Menurut Sasbudi, Pemda Bangkep yang diwakili oleh Wakil Bupati Serfi Kambey telah melakukan audiensi dengan Kepala Balai Transportasi Darat dan Laut Sulawesi Tengah. Dalam pertemuan tersebut, Pemda Bangkep menyampaikan pentingnya pembukaan jalur transportasi laut untuk mendukung konektivitas antardaerah.

Audiensi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Joko Prihantoro, SSTP, Sekdis Sasbudi Nurdin, serta Kepala Seksi Prasarana Dishub Bangkep.

Pemda Bangkep mengusulkan agar jalur laut rute Leme-Leme – Lantibung – Mansalean – Banggai hingga Salakan, Gorontalo, dan Bitung (pulang-pergi) segera dibuka. Usulan ini juga melibatkan dukungan dari Pemda Banggai Laut (Balut), agar jalur dari Leme-Leme ke Lantibung (Balut) dapat saling terhubung.

Agenda kedua dalam kunjungan tersebut adalah pertemuan dengan pihak ASDP di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Bangkep secara khusus meminta agar dibuka jalur kapal feri Leme-Leme–Luwuk (PP).

Pihak ASDP merespons positif permintaan tersebut dan menyatakan siap menindaklanjutinya setelah izin trayek dikeluarkan. Jika izin trayek sudah ada, langkah selanjutnya adalah pengaturan jadwal pelayaran.

Wakil Bupati Serfi Kambey berharap jalur transportasi ini bisa dibuka baik dengan skema subsidi maupun non-subsidi, dengan prioritas utama agar rute Leme-Leme–Luwuk dapat segera terealisasi.

Sasbudi menyampaikan bahwa Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik keseriusan Pemda Bangkep, terutama dengan kehadiran langsung Wakil Bupati dalam audiensi.

“Dengan dibukanya jalur transportasi laut ini, baik melalui feri Leme-Leme–Luwuk maupun Tol Laut dan Sabuk Nusantara, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan kunjungan pariwisata, serta membuka peluang lebih besar di sektor perikanan,” ungkap Serfi Kambey. (VR)