Transformasi pemerintahan Kabupaten Tojo Una Una dibawah kepemimpinan Bupati ketiga Ilham Lawidu, SH dan Wakil Bupati Hj. Surya S, Sos, M.Si , membutuhkan SDM bakal menempati sejumlah pimpinan OPD.
Menjadi tuntutan, mereka yang memiliki dedikasi tinggi dan layalitas serta mampu membaca dan mengejar peluang membawa kemajuan daerah dan masyarakat.
Urgen adalah mereka yang memiliki karakter dan mental pelayan, yang akan menjadi daya dongkrak pelayan maksimal kepada masyarakat di Negeri sivia Patuju.
Laporan : H. Sam Asiku
19 program yang diusung pasangan Ilham Surya, tidak main-main, bahkan diperhadapkan berbagai kritikan, akan tetapi Ilham Lawidu sebagai pemegang tongkat komando pemerintahan di Tojo Una Una, sudah sangat siap dan yakin akan langkah kongrit didalam menggerakan potensi yang dimiliki Kabupaten Tojo Una Una, yang akan didukung oleh jajaran pejabat eselon II yang memiliki kemampauan dan daya juang yang tinggi, saat ini masih dalam pengamatannya, sebelum ditetapkan dan dilantik sebagai pimpinan OPD, instrumen yang mampu mengerakan komponen yang menggelorakan program visi misi pemerintah daerah 5 tahun kedepan.

Manarik jika mencermati ketegasan Ilham Lawidu merubah konsep dan mintset manajerial pengolahan program dilintas OPD, saat membuka Musrembang untuk RPJM Tahun 2026.
Ia mengharapkan agar meninggalkan pola dan tradisi lama yang tidak pro rakyat. menurutnya Musrembang didalam perumusan RPJM harus mampu mengakomodir, minimal 1 program setiap desa. “ Serunya dengan tegas.
Kebijakan ini adalah sinyalemen niat pasangan Ilham – Surya dalam memberdayakan masyarakat serta menyentuh akar rumput dipedesaan.
Kedepan menjadi basis kekuatan pemerintahannya yang diawali dari desa. “Tidak ada yang mustahil jika tuhan menghendaki, dari 19 program kami, sepanjang didukung oleh seluruh masyarakat pasti akan terealisasi dengan baik.”Seru bupati Ilham melalui sambutanya.
Keyakinan ini sangat beralasaan jika menilik potensi SDA yang dimiliki daerah yang cukup tersedia, hanya saja butuh para manager yang berdedikasi tinggi didalam memimpin OPD dijajaran pemerintahan Ilham -Surya itu sendiri.
Kamis kemarin 10 April 2025, media ini mendatangi Kadis Perhubungan dan Lingkungan hidup Ir. Moh. Idrus, MT. ingin mengetahui kiat-kiat penanganan dinas terkait dalam pengelolaan layanan transportasi yang baik sejalan tuntutan lajunya mobilisasi masyarakat yang semakin tinggi.
Satu kalimat mengawali penjelasan dari kadishub yang low profil, menurutnya membangun konektivitas dan koordinasi sangat penting dalam pelayanan maksimal terhadap kebutuhan masyarakat, yang perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana transportasi yang memadai.
Ia meyakinkan bahwa semua sektor pelayanan bersentuhan erat dengan Dishub jika menilik dari sisi transportasi.
Menghadapi kebijakan nasional terkait dengan efisiensi anggaran, bukan saja menjadi kendala akan tetapi menjadi tantangan yang menuntut kreatifitas dan kehandalan mengambil langkah melalui koordinasi dan kolaborasi.Ujarnya.
Pertama yang menjadi dasar pijakannya adalah sektor transportasi adalah kebutuhan primer masyarakat dikota maupun dipedesaan.

Foto Istimewa
Transportasi udara, selama ini menjadi kendala dan keluhan kedatangan investor maupun kunjungan turis manca negara,maupun masyarakat lokal, mengingat akses ke Tojo Una Una membutuhkan waktu berjam-jam.
Namun demikian pemerintah baru, mampu mendatangkan pesawat dari maskapai Lions Group yang landing dirunway di Bandara Tanjung Api.“Alhamdulillah jadwal penerbangan dua kali dalam seminggu “Terangnya.
Melihat Keunikan Run Way Badara Tanjung Api yang memiliki dua arah, untuk Landing maupun Take Up, sangat menunjang untuk keselamatan penerbangan, baik dari sisi darat maupun udara.
Kedepan dapat dikembangkan untuk melayani penerbangan pesawat yang lebih besar, jika melihat area ketersediaan pengembangan Run Way cukup panjang.

Tranportasi laut, hingga hari ini, Kabupaten Tojo Una Una mendapat layanan dari ASDP, dua armada kapal feri dioperasikan, yakni KMP Tuna Tomini dan KMP Cengkeh Afo.
Sejauh ini ia telah melakukan koordinasi dengan Balai Tranfortasi Darat Gorontalo untuk menambah titik lintasan pelabuhan yang akan disingahi dua Armada itu,
Hasil koordinasi, melalui gelar rapat dengan dinas Provinsi Gorontalo, telah ditemukan titik kesepakatan untuk saling memberi dukungan yang difokuskan pada penambahan titik lintasan penyeberangan dibeberapa desa yang ada dikepulauan Togean.
KMP Tuna Tomini akan melayani rute Pelabuhan Uebone, Wakai, Danda dan Pelabuhan Feri Kota Gorontalo pergi pulang.
Sedang KMP Cengkeh Afo, menambh titik lintasan Pelabuhan Uebone, Kaliah, Dolong dan Pelbuhan Marisa kebupaten Pohuwato. Bahkan dalam semingu ada pelayanan rute pelabuhan Uebone Toboli pergi pulang.
“jika tidak terjadi pemotongan anggaran, bulan Juli tambahan lintasan itu sudah terealiasai.” Harap Kadis Dishub.
Lebih jauh ia menjelaskan, saat ini melayani transportasi masyarakat dikepulauan ditunjang 13 kapal swasta yang beroperasi, serta 2 armada kapal milik pemda untuk melayani penumpang dan barang.
Selain itu 4 armada kapal Tol laut, sangat membantu masyarakat yang bepergian keluar daerah, seperti Gorontalo Bitung, kendari dan pelabuhan lain sesuai rute pelayaran Tol Laut seperti KM Sabuk Nusantara dengan harga tiket relative murah.

Tranportasi darat untuk membantu masyarakat, pemerintah pusat akan menyerahkan 2 unit Bus DAMRI.
Kedua Armada itu akan dioperasikan rute Ampana – Darataran Bulan Pergi dan Pulang, dimana pelayanan tiketnya di Terminal Pasar Modern Sansarino. “harga tiket 30 persen lebih murah dari angkutan umum”Jelas Moh. Idrus.
Mersespon pergerakan ekonomi masyarakat yang membutuhkan sarana penunjang, tidak saja menjadi tanggung jawab Dishub, namun melibatkan dinas terkait lainnya.Ujarnya.
“Kami akan selalu mengedepankan koordinasi lintas OPD, bahkan terus membangun sinergitas dengan pemerintah daerah provinsi dan pusat, terkait anggaran sebagai penguatan pelayanan masyarakat yang maksimal yang dicanangkan pimpinan.

Pada akhir pertemuan itu, Kadis Dishub menyampaikan, dalam waktu dekat pemda Tojo Una Una mendapat bantuan 2 unit Bus Sekolah.
Disamping 2 unit yang sudah beroperasi saat ini, melayani angkutan siswa dikecamatan Tojo dan Kecamata Ampana Tete.
Selain itu ada 2 unit Bus Pemda dalam pengelolalan Bagian Perlum untuk pelayanan pemerintahan dan kebutuhan lainnya. Tandas Kadis Dishub. (samas)