JURNALPOLRISULTENG.ID – TOUNA, Menyawab kerisauan masyarakat, terhentinya pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batangpolo Kelurahan Dondo Kecamatan Ratolindo Kabupaten Tojo Una-Una, tepatnya didepan Bandara Tanjung Api Ampana.

Beredar penutupan itu terkait dengan adanya keributan antara petugas nosel dan oknum masyarakat, yang beredar dimedia sosial beberapa waktu yang lalu.
Media ini berusaha mengungkap persoalan yang sebenarnya, dan ini jawabannya.
Diperoleh Keterangan dari Iskadar Hadjar, SH keluarga dekat owner SPBU itu yang menjelaskan penutupan tidak ada kaitannya dengan adanya keributan yang terjadi antar petugas SPBU dengan masyarakat. “Tidak ada kaitannya dengan keributan itu” Tegas Iskadar Hajar.
Menurutnya, pelayan BBM beberapa hari yang lalu sudah jalan tetapi masih sebatas Pertamax. ” Sekarang menurutnya sudah ada BMM Pertalite. Infonya.

Iskandar Hajar menjelaskan, ada beberapa kendala hingga pelayanan distribusi BBM agak terhambat, karena pihak management sedang memantanage rutin seluruh perangkat kerja pompa distribusi ke kenderaan, agar semua lebih baik lagi pengoperasiannya.
Lebih detai Iskadar Hadjar menjelaskan tentang pembenahan di SPBU Batangpolo tersebut sebagai berikut,
1.Perbaikan POS System dikarenakan kerusakan pada pump Control.
2.Pengecekan SARVAS, kekurangan performa seperti kanopi sudah usang, totem sudah usang,drive way kotor,dispenser kotor/Usang, lisplank kotor/usang, titik lampu dikanopi mati.”Itu berdasarkan hasil monitoring PT.Pertamina (persero) Jumat,22 desember 2023″ Jelas Iskadar.
Caleg Partai Garindra DPRD Tojo Una-Una itu, mengharapkan agar masyarakat tetap tenang tidak terpancing dengan isu yang belum jelas kebenarnya.
Kader Partai Gerindra itu menghimbau, menghadapi pesta demokrasi Pemilu 2024 yang tidak lama lagi, patut kita sambut dengan gembira, kita ciptakan situasi aman dan kondusif. Pungkas Iskadar Hadjar, SH (Sam Asiku)