JURNALPOLRISULTENG.ID – TOJO UNA UNA, Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2025 di Kabupaten Tojo Una Una diperingat dalam upacara hikmat yang dipimpin oleh Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, SH, di halaman kantor Bupati Tojo Una-Una, Senin 10 Nopember 2025.
Uacara yang dirangkaikan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 tahun 2025, Bupati Tojo Una Una Una Ilham Lawidu, SH membacakan sambutan Menteri Sosial RI, sebagai bertindak sebagai pembina upacara.
Bupati mengucapkan Tiga hal yang dapat diteladani dari para pahlawan, yakni kesabaran, mengutamakan kepentingan bangsa, dan memiliki pandangan jauh ke depan.
Pertama, tentang kesabaran, Ilham menuturkan bagaimana para pahlawan menempuh perjuangan dengan penuh keteguhan.
“Mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan dengan segala keterbatasan,” katanya.
Kedua, sambung Ilham yaitu tentang mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. “Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan. Mereka justru kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian,” jelasnya.
Ketiga, pandangan jauh ke depan atau yang memikirkan nasib anak bangsa.
Pada sambutan itu bupati bupati melukiskan kembali, perjuangan para pahlawan adalah keberanian dalam menegakan NKRI, tidak saja air mata namun darah tercurah dan nyawa dikorbankan untuk bangsa dan negara. Perjuangan itu adalah ibadah yang yang tak perah sirnah dalam perjuangan itu. Maka jangan biarkan perjuangan para pahlawan ditelan waktu.
Hari ini di bawah langit Indonesia yang merdeka, sebagai bangsa yang mengharga sejarah, patut hari menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa. ” ujarnya Ilham Lawidu.
Pada sambutan itu bupati berujar bahawa pahlawan bukan hanya nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga saat ini. Mereka berjuang bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi masa depan Indonesia.” Ujarnya.
Bupati mengajak seluruh masyarakat, agar menghargai jasa para pahlawan, sebab kemerdekaan tidak datang dari langit, melainkan buah dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan para pahlawan yang telah mendahului kita” Ucapnya. (Sam Asiku)