PT. PAU BANGGAI

PT Panca Amara Utama, Kirim 20 Guru PAUD/TK Banggai Ikuti Pelatihan di Jakarta

533
×

PT Panca Amara Utama, Kirim 20 Guru PAUD/TK Banggai Ikuti Pelatihan di Jakarta

Sebarkan artikel ini

JURNALPOLRISULTENG.ID, LUWUK – Dalam rangka mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Panca Amara Utama (PAU) akan memberangkatkan 20 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) asal Kabupaten Banggai untuk mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas berbasis keterampilan transformatif di Jakarta.

Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 18 hingga 28 November 2025, dan diikuti oleh tenaga pendidik dari Kecamatan Batui, Kintom, dan Nambo.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT PAU dan Yayasan Warisan Nilai Luhur Indonesia atau Indonesia Heritage Foundation (IHF) — organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pembangunan karakter dan peningkatan kualitas pendidikan. Diketahui, IHF didirikan oleh Dr. Ratna Megawangi dan Dr. Sofyan A. Djalil.

Sebagai tindak lanjut kerja sama antara PT PAU dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, perusahaan menggelar acara sosialisasi dan pelepasan guru peserta pelatihan pada Selasa (11/11/2025), bertempat di Ruang Rapat Umum, Kantor Bupati Banggai.

Dalam sambutannya, perwakilan PT PAU, Ibu Ira Damayanti, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kesempatan dapat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Banggai dalam pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini.

“Program ini merupakan pelatihan modul pembelajaran berbasis karakter bagi guru PAUD. Tujuannya adalah membentuk generasi masa depan yang unggul, berkarakter, dan memiliki nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini. Usia 0 sampai 6 tahun adalah masa keemasan anak untuk menyerap nilai-nilai dan pengetahuan dasar,” ujar Ira.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen PT Panca Amara Utama dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 4, yakni memastikan pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendorong pembelajaran sepanjang hayat.

“Kami berharap melalui pelatihan ini, para guru dapat menerapkan metode pembelajaran yang menyenangkan dan penuh kasih sayang, sehingga anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM, AIFO, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PT PAU atas kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Banggai melalui pelatihan bagi guru PAUD.

“Kehadiran investasi seperti PT PAU di daerah ini bukan hanya memberi manfaat ekonomi, tetapi juga membawa berkah melalui program-program sosial yang berorientasi pada peningkatan kualitas masyarakat, termasuk di bidang pendidikan,” ungkap Bupati Amirudin.

Bupati juga menekankan pentingnya peran guru PAUD dalam membentuk karakter anak sejak dini. Menurutnya, masa usia dini merupakan fase penting untuk menanamkan nilai moral, kebahagiaan, dan rasa percaya diri pada anak.

“Guru PAUD memiliki peran besar dalam membangun fondasi karakter anak. Pendidikan di usia dini tidak boleh dilakukan dengan kekerasan, tetapi dengan kasih sayang dan pendekatan yang menyenangkan,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Amirudin turut memberikan motivasi kepada para peserta yang akan mengikuti pelatihan di Jakarta selama sepuluh hari. Ia berharap, para guru dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin untuk menimba ilmu dan memperluas wawasan.

“Selain belajar, manfaatkan juga kesempatan ini untuk melihat dan membandingkan bagaimana pola pendidikan di daerah lain. Dari situ kita bisa membawa pulang ide dan inspirasi untuk diterapkan di Kabupaten Banggai,” pesannya.

Acara ditutup dengan pelepasan resmi para guru PAUD peserta pelatihan oleh Bupati Banggai, disertai doa agar kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Banggai.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para pendidik PAUD/TK di Banggai sehingga mampu memberikan pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, dan berkarakter kepada anak-anak usia dini di daerah tersebut. (Red)